1Lalu berkatalah Bildad, "Berapa lama lagi kaubicara begitu? Kata-katamu seperti angin yang menderu.
1Y RESPONDIO Bildad Suhita, y dijo:
2(8:1)
2¿Hasta cuándo hablarás tales cosas, Y las palabras de tu boca serán como un viento fuerte?
3Allah tidak pernah membengkokkan keadilan; tidak pernah gagal menegakkan kebenaran.
3¿Acaso pervertirá Dios el derecho, O el Todopoderoso pervertirá la justicia?
4Mungkin anak-anakmu berdosa terhadap Dia, maka sepantasnyalah mereka dihukum oleh-Nya.
4Si tus hijos pecaron contra él, El los echó en el lugar de su pecado.
5Tetapi jika kepada-Nya engkau bernaung, meminta belas kasihan dan memohon ampun,
5Si tú de mañana buscares á Dios, Y rogares al Todopoderoso;
6jika hatimu jujur, tanpa cela, Allah akan menolongmu dengan segera; dan sebagai imbalan, rumah tanggamu akan dipulihkan.
6Si fueres limpio y derecho, Cierto luego se despertará sobre ti, Y hará próspera la morada de tu justicia.
7Kekayaanmu yang hilang itu tidak berarti dibandingkan dengan apa yang kaudapat nanti.
7Y tu principio habrá sido pequeño, Y tu postrimería acrecerá en gran manera.
8Orang arif di zaman dahulu hendaknya kauperhatikan, dan kaurenungkan pengalaman para nenek moyang.
8Porque pregunta ahora á la edad pasada, Y disponte para inquirir de sus padres de ellos;
9Hidup kita pendek, kita tak tahu apa-apa; hari-hari kita seperti bayangan belaka.
9Pues nosotros somos de ayer, y no sabemos, Siendo nuestros días sobre la tierra como sombra.
10Dengarkan perkataan orang arif itu dahulu, mereka memberi pelajaran ini kepadamu,
10¿No te enseñarán ellos, te dirán, Y de su corazón sacarán palabras?
11'Di tempat berair saja tumbuh gelagah; pandan hanya terdapat di tanah bencah.
11¿Crece el junco sin lodo? ¿Crece el prado sin agua?
12Jika airnya kering, gelagah itu merana, lebih cepat daripada tumbuhan lainnya. Padahal masih segar dan belum saatnya, ia dipotong dan diambil manfaatnya.
12Aun él en su verdor no será cortado, Y antes de toda hierba se secará.
13Begitulah orang yang tidak bertuhan. Ia lupa pada Allah, maka hilanglah harapan.
13Tales son los caminos de todos los que olvidan á Dios: Y la esperanza del impío perecerá:
14Seutas benang yang lembut menjadi andalannya; sarang laba-laba menjadi kepercayaannya.
14Porque su esperanza será cortada, Y su confianza es casa de araña.
15Kuatkah sarang itu jika dijadikan sandaran? Tahankah benang itu jika dijadikan pegangan?'
15Apoyaráse él sobre su casa, mas no permanecerá en pie; Atendráse á ella, mas no se afirmará.
16Seperti ilalang, segarlah orang yang tidak bertuhan; jika disinari surya, ia tumbuh subur dan memenuhi taman.
16A manera de un árbol, está verde delante del sol, Y sus renuevos salen sobre su huerto;
17Akarnya membelit batu-batu di tanah; melilit kuat, ia tak mudah goyah.
17Vanse entretejiendo sus raíces junto á una fuente, Y enlazándose hasta un lugar pedregoso.
18Tetapi, coba, cabutlah sekarang ilalang itu, maka seolah-olah tak pernah ia ada di situ.
18Si le arrancaren de su lugar, Este negarále entonces, diciendo: Nunca te vi.
19Ya, kesenangan orang jahat cuma itu saja; orang lain datang dan menggantikan dia.
19Ciertamente éste será el gozo de su camino; Y de la tierra de donde se traspusiere, nacerán otros.
20Tapi Allah tak pernah meninggalkan orang setia, dan tak pernah pula Ia menolong orang durhaka.
20He aquí, Dios no aborrece al perfecto, Ni toma la mano de los malignos.
21Mulutmu akan dibuat-Nya tertawa, bibirmu akan bersorak-sorak ria.
21Aun henchirá tu boca de risa, Y tus labios de júbilo.
22Pembencimu akan malu dan merasa rendah, dan rumah penjahat akan dirusak hingga musnah."
22Los que te aborrecen, serán vestidos de confusión; Y la habitación de los impíos perecerá.